Sewa mainan Jabodetabek

Home » Blog » 4 Kebutuhan Gizi Bayi Yang Baik Untuk Perkembangan Si Kecil

4 Kebutuhan Gizi Bayi Yang Baik Untuk Perkembangan Si Kecil

vegetable-puree-or-baby-food-in-glass-bowls-PQ3NV7H1-800x533

Saat sang bayi berada di usia 6 bulan, sekarang sudah saatnya jika anda mampu memberikan nutrisi melalui makanan padat. ASI memang masih dibutuhkan bayi anda, namun perkembangan bayi membutuhkan asupan gizi bayi lainnya sebagai makanan pendamping ASI atau sering dikenal dengan sebutan MPASI. Nutrisi yang dibutuhkan tersebut akan membantu pertumbuhan bayi mulai dari fisik sampai perkembangan otak.

Gizi adalah asupan yang sangat penting untuk tumbuh kembang si kecil. Gizi baik membantu perkembangan anak secara maksimal. Sebaliknya jika terjadi kekurangan gizi atau dikenal dengan istilah malnutrisi bisa menyebabkan berbagai risiko kesehatan pada si kecil, seperti adanya hambatan pada pertumbuhan tulang, degeneratif otak, lemah otot, bahkan gangguan mental. Jadi orang tua harus bisa memahami kebutuhan gizi si kecil agar selalu terpenuhi dengan baik.

Pahami Prinsip Gizi Seimbang Untuk Bayi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya jika makanan terbaik bayi adalah ASI. Seiring dengan bertambahnya umur bayi seiring dengan tumbuh kembangnya, bayi membutuhkan zat gizi dan energi lainnya yang jumlahnya melebihi ASI. Bayi juga harus mendapatkan makanan tambahan dan jumlah ASI yang bisa dihasilkan juga bergantung pada status gizi dari sang Ibu sendiri. Jumlah ASI biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor stress, makanan yang dikonsumsi, faktor bawaan dan masih banyak lainnya. Sangat dianjurkan jika menyediakan makanan bayi sejumlah 100-110 kkal energi setiap kilogram berat badan bayi setiap harinya. Susu untuk kebutuhan si bayi biasanya mengandung sekitar 67 kkal setiap 100cc. Jadi anda bisa sediakan si kecil sekitar 150-160 cc susu untuk setiap kg berat badannya. Namun tidak semua bayi membutuhkan jumlah tersebut, anda bisa konsultasikan dengan dokter anda terkait dengan kebutuhan gizi bayi.

Zat Besi

Jenis mineral satu ini memberikan peranan penting khususnya produksi hemoglobin. Zat besi mempunyai fungsi yang digunakan untuk memperlancar sel darah merah yang bekerja sebagai pembawa oksigen untuk seluruh tubuh. Zat besi juga membantu perkembangan si kecil untuk bagian motorik dan memori pada otak. Jadi pastikan jika si kecil bisa mendapatkan paling tidak 11 mg zat besi yang bisa diperoleh dari berbagai makanan seperti ayam, daging sapi, ikan, brokoli, telur dan masih banyak lainnya.

Vitamin D dan Kalsium

Kalsium sendiri memang sangat baik dalam mengembangkan tulang kuat dan kebutuhan vitamin D membantu tubuh si kecil dalam menyerap kebutuhan kalsium. Susu formula dan ASI memang sudah bisa memberikan kebutuhan kalsium untuk si kecil. Namun anda tetap perlu menyediakan asupan kedua kebutuhan gizi tersebut yang bisa didapatkan dari ikan dan telur.

Zinc

Sama halnya dengan zat besi, nutrisi satu ini memang bertugas untuk menjaga otak bayi supaya bisa terus berkembang dan bergerak. Zinc sendiri juga mempunyai fungsi untuk memproduksi sel darah putih yang dapat melawan infeksi sekaligus memastikan jika sel tubuh si kecil bisa berkembang dengan baik. Jenis nutrisi satu ini bisa didapatkan pada daging ayam dan sapi. Makanan yang mengandung zat besi juga biasanya mengandung zinc. Jadi anda bisa penuhi nutrisi bayi tersebut.

Omega 3

Kandungan satu ini memang sudah dikenal fungsinya untuk kesehatan jantung. Untuk kebutuhan si bayi, nutrisi satu ini mempunyai fungsi lainnya yaitu bisa membantu perkembangan mata dan otak. Terdapat berbagai penelitian juga mengatakan jika kandungan omega 3 juga bisa membantu tubuh anda dalam menyerap kebutuhan vitamin E dan A. Omega 3 sendiri bisa anda dapatkan dari olahan tuna, alpukat, salmon, minyak zaitun, dan masih banyak lainnya.

Vitamin A, B, C dan E

Vitamin tersebut juga bisa membantu perkembangan organ mata, saraf dan kulit sehingga bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Keempat vitamin tersebut bisa dijadikan sebagai paket lengkap sebagai nutrisi yang dibutuhkan untuk asupan si kecil. Jadi anda sudah tidak perlu ragu lagi dalam menyajikan berbagai jenis sayuran yang memang sudah terbukti kandungan vitaminnya.

Vitamin A sendiri bisa didapatkan dari ubi dan wortel, Vitamin B bisa didapatkan dari pisang dan sayuran hijau. Nah untuk vitamin C bisa anda dapatkan dari jeruk, tomat, stroberi dan buah-buahan lainnya. Biji-bijian juga dibutuhkan si kecil karena banyak mengandung vitamin E. Anda bisa gunakan panduan ini untuk memenuhi kebutuhan gizi balita.

 

Sumber : https://www.birdsnbees.co.id/

Hubungi Kami